Bagaimana Menjadi Trainer Yang Handal?

Menjadi Trainer

Di era globalisasi, menjadi trainer adalah sebuah pekerjaan yang sangat menjanjikan di masa sekarang. Ditambah tingginya permintaan dari perusahaan dalam permintaan akan trainer yang handal. Pelatihan dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) turut menjadi hal yang mendesak dalam era disruption. Berbagai pihak, mulai dari dunia usaha hingga pemerintah telah memberi perhatian besar dan mendorong kekuatan kompetensi. Salah satu yang perlu disiapkan adalah para trainer handal.

Sementara, trainer handal yang kompeten dapat menjadi alat percepatan pengembangan SDM. Hal ini tidak lepas dari metodologi yang terstruktur sehingga pesan dan tujuan dapat tersampaikan dengan lebih baik. Selain itu, menjadi seorang trainer bukanlah perkara mudah. Ia harus menyiapkan materi dengan baik, hal apa yang perlu disiapkan, dan bagaimana ia bisa membuat peserta nyaman.

Baca Juga: Pentingnya Sertifikasi Profesi Tenaga Kerja Bagi Perusahaan

Oleh karena itu, seorang trainer ketika berbicara didepan orang banyak, juga harus memperhatikan intonasi, volume, artikulasi juga harus jelas. Seperti halnnya yang disampaikan oleh Dr. Gina Rahmalia Ginandjar selaku Coach & Trainer PT Kereta Api Indonesia saat memberikan edukasi kepada peserta dalam acara Webinar bertajuk “Kopitalks Seri 10” yang diselenggarakan oleh TAP Kapital Indonesia, dengan tema “Bagaimana Menjadi Trainer Yang Handal?”, yang diselenggarakan pada Rabu, 14 Juli 2021 melalui aplikasi zoom.

Menjadi Trainer

Acara yang berlangsung nampak mendapatkan respon banyak pertanyaan yang diajukan oleh peserta kepada pembicara. Samping itu, Dr. Gina Rahmalia juga terlihat bersemangat dalam menjawab satu persatu pertanyaan.  menyambung pertanyaan dari peserta perihal bagaimana cara menyampaikan materi yang menarik dan tidak grogi.

Menurutnya “Jika tidak mau grogi, kita haruslah enjoy, nyaman, tenang. Dan yang terpenting adalah harus siap, semua orang pasti grogi.  Artikulasi, intonasi, volume juga haruslah jelas dalam menyampaikan, dan itu semua harus dilatih”. Samping itu, Ahmad Bangsawan juga turut menambahkan jika intonasi memiliki sebuah stimulus. Dan ini menjadi tips bagi peserta.

Baca Juga: Peluang Karir Seorang Investment Banking

Dalam menjadi Trainer yang handal

Hal yang harus dihindari dalam interaksi dengan audien adalah jangan membuat baper. Dan jangan membuat mereka tidak nyaman.

“Misalnya  jika ada yang tidak setuju dengan pendapat kita, ya kita puji dulu baru keritik, dan berikan pujian lagi. Dan jika ada pertanyaan harus dijawab dengan baik jangan sampai ada pertanyaan A dijawab pertanyaan B. Karena itu tidak nyambung dan membuat peserta merasa tidak nyaman”.

Di singgung mengenai penghasilan utama seorang trainer oleh Ahmad Bangsawan selaku moderator. Dr. Gina Rahmalia mengatakan jika hal utama hal yang harus dilakukan adalah mencintai, bergairah, dalam profesi ini. Kedua adalah harus ahli,  serta ambil sertifikasi sebagai ahli dibidang tersebut.

Beliau juga menambahkan “Jangan takut tidak punya uang dan tidak dapat bayaran, nanti akan ada jatah takdirmu. Ketika kamu memiliki skill akan ada pelatihan yang datang menghampiri”.

Oleh karena itu, jika mau penghasilan dari profesi trainer, maka kamu harus punya skill sehingga orang akan cari kamu.

Menu
error: Content is protected !!
X
Selamat Datang di Tap Kapital Indonesia
Welcome to Tap Kapital Indonesia