Aktivitas bisnis bahkan hingga tingkat paling sederhana tidak lepas dari potensi risiko. Terdapat beragam pendekatan dalam mengelola risiko agar tidak menjadi potensi kerugian dan bahkan diharapkan dapat menjadi sebuah keutungan. Salah satu yang cukup populer diimplementasikan pada berbagai industri adalah pengelolaan risiko dengan pendekatan ISO 31000 ini.
Dalam rangka meningkatkan pemahaman terhadap risiko, mengasah keahlian mengelola risiko, dan memastikan serta memelihara kompetensi bagi para professional di Industri Jasa Keuangan, saat ini telah tersedia Sertifikasi Profesi Manajemen Risiko (Certified Risk Associate dan Certified Risk Professional), yaitu Sertifikasi Profesi bidang Pasar Modal yang diakui secara nasional melalui Lembaga Sertifikasi Profesi Pasar Modal (LSPPM) dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Sertifikasi Profesi Manajemen Risiko didukung oleh pelatihan persiapan uji kompetensi yang akan memberikan pemahaman dan peningkatan kompetensi peserta yang dibawakan secara sistematis dan efektif sesuai dengan best practice, serta dilakukan dengan mengacu kepada Standar Kompetensi Khusus (SKK) Bidang Manajemen yang sudah terdaftar di Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia.
Skema Sertifikasi Profesi Manajemen Risiko dibagi menjadi 2, yaitu :